I'm turning 20!

November 09, 2011


Hai dunia, aku sudah berumur 20 tahun. Hari ulang tahunku kali ini ga terlalu meriah, malah justru minim perhatian. Aku menyembunyikan (apa tepat disebut menyembunyikan?) tanggal lahirku di FB dan social media lainnya, gatau kenapa ga pengen ultahku kali ini terlalu ke-ekspos. Eh, tapi ternyata aku buka twitter banyak juga yang nyelamatin di twitter, hehe ternyata masih tetep ketahuan juga.

Sebelum beranjak 20 aku mengalami semacam kegelisahan, mendadak ingin mencari waktu untuk diri sendiri, menjadi individualis barangkali. Aku bolos kuliah, menghindari kegiatan UKM, tidak bersemangat untuk berkumpul dengan teman-teman. Entahlah, biasanya aku selalu nyaman saat bersama teman-temanku, tapi untuk umur 19 di bulan-bulan terakhir, aku mendamba waktu untuk diriku sendiri. Aku pun juga ga tau kenapa aku begitu pengen menjauh, barangkali merasa monoton, atau mungkin aku perlu waktu untuk menata diri sendiri.

Banyak hal yang aku pikirkan, mengenai kemarin, hari ini, dan besok. Aku mendadak menjadi pemikir, menanyakan kembali untuk apa aku ada. Apa peranku di sini. Apakah waktu yang kemarin-kemarin sudah aku gunakan dengan efektif, dan masih banyak lagi yang lewat di pikiran, tapi ga terlalu inget (sayang aku ga nyatet). Ada saatnya beberapa pertanyaan melayang begitu saja, meninggalkan gema kebingungan tanpa solusi. Beberapa aku mampu menemukan jawabannya, namun itu masih diawang-awang, sebuah konsep tanpa praktek yang jelas. Otakku memang kurang mumpuni untuk berpikir yang susah-susah hahaha.

Tapi di satu hari ini, hari pertama aku turning 20, aku mendapat banyak hal, memoriku yang dulu-dulu seakan berputar dan terjadi kembali padaku. Bertemu kawan lama di tempat yang dulu sering aku kunjungi, chatting dan diskusi dengan teman yang sekarang sudah ke luar negeri (dia sharing partner yang hebat), berkumpul dengan anak-anak UKM yang waktu dulu jaman semester awal (aku ingat benar) merupakan kegiatan yang paling aku tekuni, dan beberapa kejadian dalam keluarga yang membuat aku merasa de ja vu. Aku yakin ini bukan kebetulan, apa iya ya aku disuruh refleksi?

Dulu aku cuma anak ingusan yang sejak SMA baru aktif kegiatan ini-itu sejak kelas 2, masuk kuliah gatau apa-apa, modal bingung waton nekat pokoke makaryo. Yang dulu selalu galau dan gagal dalam percintaan, yang bisanya ngalah dan nrimo. Kalau aku pikir-pikir, sekarang memang aku lebih matang, lebih berani, lebih punya prinsip, dan aku merasa menjadi pribadi yang lebih utuh. Mungkin sekarang aku kurang satu: tujuan. Kalo bahasanya jaman SD: cita-cita.

Tanpa tujuan yang jelas itu adalah saat satu hari ini aku menghabiskan waktuku semau-mauku. Ga punya duit tapi tetep nekat jajan makanan ga penting dan jalan-jalan, muasin apa yang aku pengen. Nyoba sesuatu yang terlintas begitu saja di pikiran. Sejenak menjadi manusia yang dikuasai nafsunya. Sebelum aku sadar, ternyata dompetku sudah cekak dan ternyata banyak hal yang sebetulnya penting aku kesampingkan demi “the great escape” ku ini. Sisa untuk beli bensin 1 liter. Habis. Lalu? Tidak jadi apa-apa. Malam ini di jalan saat hendak pulang ke rumah aku sedikit melamun di atas motor. Aku sudah menjadi seperti ini, akibat dari semua apa yang aku lakukan, tindakanku, dan pikiranku. Lantas besok-besok apa pantas aku melakukan semau-mau aku seperti tadi? Aih.

Muncul secercah pemahaman.

Dewasa itu saat kamu memikirkan akibat tindakanmu bagi kenyamanan dirimu sendiri dan orang lain. Saat semua bisa ditempatkan dalam porsinya masing-masing dan seimbang adanya. Saat kamu mampu berdiri dengan kakimu sendiri dengan pijakan yang kuat.

Proses lagi, lagi-lagi proses. Hasil yang baik memang didapatkan dari proses yang juga baik. Aku tidak boleh mengeluh.

Aku pulang sampai di rumah dan menulis ini sebagai hasil refleksiku hari ini. Supaya besok kalau-kalau aku lupa aku bisa membaca lagi dan mengingat bagaimana aku menemukan pribadiku. Ya, sekarang aku lebih mantap dengan tiap langkahku. Aku 20 tahun, bangga dengan semua yang ada di diriku, dan siap untuk menerima setiap tantangan.

“No Pain No Gain”


- Me, turning 20, yang paling tidak sudah menemukan dirinya sendiri (8 Nov 23.45)

kucel dan capek setelah seharian beraktivitas. But hey, this is me on my birthday :)

Dan buat hari yang istimewa ini, I would like to say thank you to my family, my friends and my boyfriend. Because they make today so special :)

thanks to my mom and my brother :D
(this picture was taken in my cousin's wedding, September)


and to my boyfriend, Hendy Adhitya, who make me feel so special :)


and all of my friends also, you all are the gift from heaven hahaha :D

You Might Also Like

0 comments