cerita tentang kereta

September 25, 2011

Aku paling suka kalau harus naik kereta saat travelling, selain karena aku mabuk darat kalo pake mobil, dan naik pesawat bakalan mahal, menurutku kereta punya ceritanya sendiri. Di kereta, ekonomi terutama, kamu bakal ngelihat berbagai kelas lapisan masyarakat, bagaimana mereka berinteraksi. mereka memiliki warna-warna tersendiri. and it's fascinating, actually. aku suka mengamati orang-orang, karakter, fisik, sifat, dan memetakan mereka dalam satu social map yang sedikit rumit, tapi menarik.

Aku beri penggambaran sedikit:

Bapak-bapak berjualan "mijon mijon air air nyang aus nyang aus" sambil bawa-bawa termos gede, nyamplaki wong kiwo tengen.

Di sebelahnya ada ibu-ibu gendut berdandan menor dan tertawa terkikik, bergosip dengan teman sebangkunya, sesekali merapikan poninya yang lepek kena keringat.

Di bangku seberangnya, ada dua gondhes dekil dan kelihatan jarang mandi sedang tidur. tapi kalo diperhatiin dengan seksama, tangan mereka gandengan.

Di bangku lain ada anak kecil yang lincah di kursinya ingin melihat pemandangan di luar yang dia tidak biasa lihat. Ibunya kesulitan menenangkan, dan akhirnya ngasih anak itu ransum.


pertamanya kepanasan, soalnya duduk deket jendela yang kena matahari, tapi boleh lah yaa sekalian jemur-jemur :))








Dan kereta tetap transportasi yang paling oke, karena aku bisa benar-benar menikmati perjalanan di atasnya. selain karena banyak orang-orang yang menarik, juga karena aku merasakan nikmatnya menjadi individual di sana. oknum asing antah berantah yang tidak dikenal. entahlah, aku merasa nyaman di atas kereta, aku bisa memikirkan banyak hal di sana, berinteraksi dengan orang-orang baru yang tidak kukenal sama sekali. sharing cerita, sesekali berdiskusi.

Aku jadi menyadari, banyak hal yang belum kuketahui, banyak orang yang belum aku kenal, dan tempat yang belum aku kunjungi, banyak hal yang belum aku lihat, dan banyak hal tentang diriku sendiri yang sebelumnya tidak aku ketahui. Kereta mengajakku merenungkan banyak hal dalam waktu yang mungkin tidak sampai sehari. Aku merasa tertantang untuk menjelajah lebih luas lagi. discover the world, and discover myself.


You Might Also Like

3 comments

  1. simple, besok kita ketemuan jam 1.
    kritikan siap melayang live on your face! hahahaaa

    ReplyDelete
  2. foto anak kecil dg penjelasan di bawahnya: Ada Bocah Lucu Lagi Makan Apel :) itu kiyut sekali.

    ReplyDelete
  3. @daru: cieee cah romantis...saiki tulisane sentimentil e huahahaha ahuuyy! :p udah tak komen balik tuh
    @mas hen: kamu juga semakin kiyut aja bahasanya loh :))

    ReplyDelete