Pengalaman Pertama Memotret Sholat Ied

September 12, 2010

Selamat hari raya Idul Fitri! Kalau ada khilaf dan sebagainya mohon dimaafkan yaa...

Sekarang mau cerita dikit soal lebaran, dan fokus saja ke waktu di mana aku memotret Sholat Ied.

Pada tanggal 10 September 2010, aku dibangunkan ole kakakku. Waktu menunjukkan jam 5, aku masih bad mood karena cuma tidur 4 jam dan dibangunkan dengan kurang santai. Bersama dengan kedua teman kakakku yang bernama Mbak Ipeh dan Mas Adit, kami berangkat ke Pantai Parangkusumo. Pagi itu dingin karena sebelumnya hujan.

Kami berjalan...ngeeng...ngeeeeng...Sesampainya di sana aku melihat-lihat keadaan terlebih dahulu, belum banyak yang datang, tapi sudah ada beberapa pedagang yang stand by.


Agak lama setelahnya, jemaat mulai berdatangan satu per satu dan spot ibadah mulai penuh. Melihat kesempatan ini, aku mulai menengok ke kanan kiri, membiasakan diri dengan lingkungan, mengasah sense lalu memotret.

Snap snap snap!




Ya kira-kira begitulah, aku sebenernya nggak bisa yang namanya nulis jurnalistik biarpun masuk FJK, masih harus belajar! Seneng bisa motret sholat ied, lama nggak motret soalnya, sekali motret langsung event kebudayaan setahun sekali. Btw ini post pertamaku yang isinya foto-foto karyaku ya? Hahaha masih jauh dari sempurna, yaah namanya juga belajar... :)

Oke deh, segitu dulu aja, kapan-kapan kalo ada foto baru bakal aku publish. see yaaaa!

You Might Also Like

4 comments

  1. Suka yg foto anak cowok di tengah-2 saf ibu-2nya. Isunya kental dg nuansa paradoks

    Selamat berkarya!

    ReplyDelete
  2. @mas hendy: saya juga suka fotonya haha. thanks mas hendy...semoga sukses juga yaa!

    @mas adri: sipp, segera upload!

    ReplyDelete
  3. nice pattern yik,keren!
    haha
    keep sotret

    ReplyDelete